Malika Ziforah

Indahnya Kebersamaan (2012)

My Collection!!!

 

 

hjk      28 (15)

Snapshot_20140410_90 Snapshot_20140410_91

Snapshot_20140410_92 Snapshot_20140410_93

Snapshot_20140424_92Snapshot_20140424_93

Snapshot_20140424_128Snapshot_20140424_124

Snapshot_20140423_6 Snapshot_20140423_8

Advertisements
Leave a comment »

Istri boleh menziarahi makam suami

Ziarah kubur disyari’atkan bagi seorang wanita, karena di dalamnya terkandung pelajaran bagi yang hidup, dapat melembutkan hati & meneteskan air mata serta mengingatkan kita akan kehidupan akhirat, dgn syarat wanita tersebut tak melakukan hal-hal yang dapat membuat Allah murka kepadanya. [Lihat Ahkaamul Janaaiz (hal. 179-181), Terj. Al-Wajiz (hal. 376-377), & Ensiklopedi Fiqh Wanita (I/401)]

Seorang wanita yang ingin menziarahi makam suaminya, hendaknya dilakukan setelah masa ‘iddahnya selesai dan ditemani oleh mahramnya. Ketika dia memasuki area pemakaman, maka hendaklah dia mengucapkan salam (dengan syarat pemakaman tersebut khusus kaum muslimin). Lafazhnya adalah,

اَلسَّلاَمُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيِنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَـمُ اللهُ الْمُـسْـتَـقْـدِمِيْنَ مِنَّا وَالْمُـسْـتَأْخِرِيْنَ

وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلاَ حِقُونَ .

“Assalaamu ‘alaa ahlid diyaar minal mu’miniina wal muslimiin, wa yarhamullahul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin, wa inna in-syaa Allahu bikum lalaahiquun.”

Artinya, “Keselamatan bagimu wahai penghuni kubur dari kalangan mukminin & muslimin, semoga Allah menyayangi orang yang terdahulu & terakhir di antara kita, & sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian.” [Hadits shahih. Riwayat Muslim (III/114 no. 974), Ahmad (VI/221), ‘Abdurrazzaq (III/570-571 no. 6712), Al-Baihaqi (IV/79), & An-Nasa’i (I/286, II/160 & 160-161), dari jalur ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha]

Catatan :

a. Ketika berziarah kubur, tak disyari’atkan utk melakukan berbagai macam bentuk peribadatan, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berkurban, & lain sebagainya, karena kuburan bukanlah tempat yang disyari’atkan utk beribadah. [Lihat Ahkaamul Janaaiz mengenai masalah bid’ah ketika ziarah kubur (hal. 203)]

b. Hendaknya seorang wanita tak terlalu sering melakukan ziarah kubur karena dikhawatirkan akan jatuh dlm kemaksiatan seperti, tabarruj, ikhtilath, & lain sebagainya.

Leave a comment »

Tidak meratapi kematiannya

Bersedih & menangis atas sebuah musibah adalah sesuatu hal yang wajar, tetapi janganlah sampai berlebihan. An-Niyahah maksudnya adalah teriakan keras yang disertai dgn tangisan secara berlebihan. Tindakan ini biasa dilakukan oleh kaum wanita Jahiliyyah, di mana mereka berdiri berhadapan sambil berteriak-teriak & menabur-naburkan tanah di atas kepala mereka sambil memukuli wajah mereka. [Lihat Syarh Shahih Muslim (II/598)]

Banyak kita temui para wanita yang menangisi kematian orang yang dicintainya dgn berlebihan, sambil menjerit-jerit, merobek-robek pakaiannya, menampar-nampar pipinya, menjambak rambutnya, & sebagainya. Ketahuilah saudariku, perbuatan semacam ini adalah perilaku wanita-wanita jahiliyah, yang kita dilarang utk mengikuti & menyerupai perilaku mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَطَمَ الْخُدُودَ ، وَشَقَّ الْجُيُوبَ, وَدَعَى بِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ .

“Bukanlah termasuk golongan kami, orang yang memukuli pipi, merobek-robek pakaian, & berteriak dgn teriakan Jahiliyah (ketika ditimpa musibah).” [Hadits shahih. Riwayat Bukhari dlm Fat-hul Baari (III/127-128 no.1294), Muslim (I/70 no. 103), Tirmidzi (no. 1004), An-Nasa’i (IV/19), Ibnul Jarud (hal. 257), & Al-Baihaqi (IV/63-64) dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu]

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Ikhlas dan sabar

Ketika ajal sang kekasih hati -yang telah sekian lama menemani ayun langkah kita dlm mengarungi bahtera rumah tangga- telah sampai pada waktunya, maka ketika itu pulalah kita selaku istri diharuskan utk menggenggam kesabaran atas takdir-Nya. Salah satu wujud ikhlas & sabar ketika menghadapi musibah adalah dgn ber-istirja’ (mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un). Sebagaimana disebutkan dlm firman Allah Ta’ala,

وَلَنَبْـلُوَنَّـكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَ نَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُـسِ وَالثَّمَـرَاتِ ۗ وَبَـشِّـرِ الصَّبِرِيْنَ ۝ الَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابِتْهُـمْ مُّصِيْبَـةٌ ۗ قَالُوْآ اِنَّا لِلهِ وَاِنَّا اِلَيْهِ رَاجِعُـوْنَ ۗ ۝ اُولَئِـكَ عَلَيْهِـمْ صَلَوَتٌ مِّنْ رَّبِّهِـمْ وَرَحْمَـةٌ ۗ وَاُلَـئِـكَ هُـمُ الْمُهْـتَـدُوْنَ ۝

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dgn sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, & buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’uun (Sesungguhnya kami milik Allah & sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya).’ Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna & rahmat dari Rabb mereka, & mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Qs. Al-Baqarah: 155-157)

Ketahuilah pula olehmu wahai saudariku, bahwa sesungguhnya kesabaran yang terpuji adalah kesabaran yang engkau hunus ketika musibah itu datang secara tiba-tiba. Sedangkan kesabaran yang hadir sesudah musibah itu terjadi akan berbeda nilainya dgn kesabaran yang dilakukan pada saat musibah itu terjadi. Karena kesabaran yang terjadi ketika musibah sedang berada di puncaknya lebih besar & lebih bermanfaat ketimbang kesabaran yang terjadi setelah musibah itu berlalu. [Lihat Fat-hul Baari (III/149) & Meniru Sabarnya Nabi (hal. 47)]

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Ayat dan Hadits Tentang Bersyukur

 al-Quran.jpg-w=450&h=307

Sahabat, marilah kita renungkan dengan qalb (hati) nurani kita dan akal yang jernih ayat-ayat Al-Quran dan Hadits Rasulullah saw. tentang Syukur berikut ini:

 

  • Perintah mensyukuri nikmat Allah

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni’mat)-Ku.(QS. 2:152)

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah. (QS. 2:172)

 

Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. (QS. 3:123)

“Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan. (QS. 29:17)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. 31:14)

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): “Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”. (QS. 34:15)

Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Oki Setiana Dewi – Untukmu Imamku

Leave a comment »

BIDADARI SURGA LAGU UJE UNTUK PIPIK DIAN IRAWATI

Leave a comment »

10 HADIST MENUNTUT ILMU

Firman Allah Azza Wa jalla: “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu)…” (Ali ‘Imran:18) Maka lihatlah bagaimana Alah SWT memulai dengan diriNya, keduanya dengan malaikat dan ketiganya dengan orang-orang ahli ilmu. Dengan ini cukuplah bagimu (untuk mengetahui) kemuliaan, keutamaan, kejelasan dan kelebihan orang-orang ahli ilmu’ Allah Ta’alan berfirman: “…… niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…..” (Al Mujadilah:11) Ibnu Abbas ra berkata : “Para ulama memperoleh beberapa derajat di atas kaum mu’minin dengan tujuh ratus derajat yang mana antara dua derajat itu perjalanan lima ratus tahun. Dan Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: “….. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama….” (Fathir:28) “….. Katakanlah: “Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu, dan antara orang yang mempunyai ilmu Al Kitab” (Ar Rad:43) ” Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip……” (An Naml:40) ” Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: “Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh,……” (Al Qashash:80) “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu” (Al Ankabut:43) “………. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri) ……….” (An Nisa’ : 83) ” Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa ……..” (Al A’raf:26) “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami……..” (Al A’raf:52) ” maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka),……..” (Al A’raf:7) “Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu ………” (Al Ankabut:49) “Dia menciptakan manusia, Mengajarnya pandai berbicara” (Ar Rahman:3-4)

Hadist-hadits

ilmu-01

Artinya : Barangsiapa yang dikehendaki Allah dengan kebaikan maka Allah menjadikannya ia pandai mengenai agama dan ia diilhami PetunjukNYa [Muttafaq ‘alaih]

ilmu-02

Artinya : Ulama itu adalah pewaris para Nabi [Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban]

ilmu-03

Artinya : “sesuatu yang di langit dan bumi itu memohonkan ampunan bagi orang ‘alim (pandai)” [Abu Darda’]

ilmu-04

Artinya : sesungguhnya hikmah (ilmu) itu menambah orang yang mulia akan kemuliaan dan mengangkat hamba sahaya sehingga ia mencapai capaian raja-raja. [Abu Na’im dalam Al Hilyah, Ibnu Abdil Barr dalam Bayaul Ilmi, dan Abd. Ghani dalam Adabul Muhaddits dari hadits Anas dengan sanad yang lemah]

ilmu-05

Artinya : Dua pekerti tidak terdapat di dalam orang munafik, yaitu perilaku yang baik dan pandai dalam agama [H.R. At Tirmidzi dari Abu Hurairah, ia mengatakan hadits gharib]

ilmu-06

Artinya : Seutama-utama manusia adalah orang mu’min yang’alim (pandai) yang jika ia dibutuhkan maka ia berguna, dan jika ia tidak dibutuhkan maka ia mencukupkan dirinya.” [Al Baihaqi dalam Syu’bul Iman mauquf pada Abu Darda’ dengan sanad yang lemah]

ilmu-07

Artinya : Iman itu telanjang, pakaianya adalah takwa, perhiasannya adalah malu, dan buahnya adalah ilmu [Al Hakim dalam Tarikh Naisabur dari hadits Abu Darda’ dengan sanad yang lemah]

ilmu-08

Artinya : Orang yang paling dekat dari derajat kenabian adalah ahli ilmu dan jihad (perjuangan). Adapun ahli ilmu maka mereka menunjukkan manusia atas apa yang dibawa para rasul, sedangkan ahli jihad maka mereka berjuang dengan pedang (senjata) mereka atas apa yang dibawa oleh para rasul [Abu Na’im dalam Fadhlul ‘alim al ‘afif ‘dari hadits Ibnu Abbas dengan sanad yang lemah.]

ilmu-09

Artinya : sungguh matinya satu kabilah itu lebih ringan dari pada matinya seorang ‘alim [Ath Thabrani dan Ibnu Abdil Barr dari hadits Abu Darda’]

ilmu-10

Artinya : Manusia itu adalah barang tambang seperti tambang emas dan perak. Orang-orang pilihan mereka di masa Jahiliyah adalah orang-orang pilihan mereka di masa Islam apabila mereka pandai [Muttafaq ‘alaih]

Leave a comment »

Opick feat Adiba – Terima Kasih Ayah

Leave a comment »

‪Dude Harlino feat. Asmirandah – Bunga-Bunga Cinta

Leave a comment »